Bon Jovi - Always

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

Friday, July 23, 2021

MATERI GERAK BENDA

GERAK BENDA

A. KONSEP GERAK 

Tahukah kamu bagaimana suatu benda dikatakan bergerak? Benda dapat dikatakan bergerak apabila mengalami perubahan posisi dari suatu titik acuan. Benda yang bergerak akan melalui suatu lintasan tertentu. Lintasan dapat berupa lintasan yang lurus, melingkar atau parabola, ataupun tidak beraturan. Namun, pada bagian ini kita akan mempelajari bagaimana gerak benda pada lintasan yang lurus. Benda yang bergerak pada suatu lintasan yang lurus, melibatkan waktu, jarak, dan kecepatan. Bagaimana hubungan antara jarak dengan waktu? Bagaimana hubungan antara kecepatan dengan waktu?

1. GERAK LURUS

Setiap  hari  kamu  berangkat  dari  rumah  ke  sekolah  kemudian kembali lagi ke rumah. Misalnya, jika diukur jarak rumah ke sekolah 2 km,  maka  jarak tempuh yang kamu lakukan setiap hari adalah 4 km. Namun  perpindahan  yang  kamu  lakukan  bernilai  nol  km.  Mengapa demikian? Ada perbedaan makna antara jarak dan perpindahan. Jarak merupakan panjang lintasan yang ditempuh, sedangkan perpindahan merupakan jumlah lintasan yang ditempuh dengan memperhitungkan posisi  awal  dan  akhir  benda,  atau  dengan  kata  lain  perpindahan merupakan jarak lurus resultan dari posisi awal sampai posisi akhir.

Sekarang  pikirkan  perjalanan  saat  kamu  pergi  dari  rumah  ke sekolah.  Apakah  kendaraan  yang kamu  tumpangi  melaju  dengan kecepatan tetap? Bagaimana kamu dapat mengukur besar kecepatan kendaraan   yan kamu   tumpangi?  tampak seorang atlet yang bergerak lurus beraturan mampu menempuh jarak 30 meter dalam waktu 6 sekon. Dengan kata lain, atlet tersebut mampu menempuh jarak 5 meter setiap sekonnya. Kemampuan atlet dalam menempuh jarak (s) tertentu setiap sekonnya(t)  disebut  sebagai  kelajuan  atau  secara  matematis  dapat  ditulis:


tv = s .


Tahukah  kamu  bagaimana  cara  mengukur  kelajuan  kendaraan bermotor?    Apakah    benar    dengan    menggunakan    speedometer? Ternyata,   speedomete yan ada   d kendaraan   tida mengukur kecepatan gerak, tetapi mengukur kelajuan Angka yang ditunjukkan pada speedometer selalu berubah-ubah. Hal ini menunjukkan kelajuan sesaat mobil yang sedang bergerak. Berdasarkan  pernyataan   tersebut,   dapatkah   kamu mendefinisikan apa yang dimaksud dengan kelajuan sesaat? Berdasarkan Gambar 1.4 dapatkah kamu menentukan kelajuan sesaat mobil pada saat 2 sekon, 4 sekon, dan 8 sekon? Pada  mobil  tertentu,  biasanya  dilengkapi  oleh  alat  yang  disebut dengan  Global  Positioning  System  (GPS)  untuk  menginformasikan posisi,   kecepatan,   arah,   dan   waktu   secara   akurat.   Perhatikanlah Gambar 1.5,   terlihat pada GPS   mobil melaju dengan kelajuan yang tetap, yaitu 20 m/s atau 72 km/jam. Tahukah kamu apa artinya?

Jika kelajuan mengukur jarak tempuh, maka kecepatan mengukur perpindahan (∆s, dengan ∆ adalah perubahan/selisih) gerak benda tiap satuan waktu (t).

v= s/t

Meskipun kelajuan dan kecepatan memiliki definisi konsep yang berbeda, namun pada Gerak Lurus Beraturan (GLB) besar kecepatan dan kelajuan memiliki nilai, simbol (v), serta satuan yang sama (m/s).

Saat melakukan perjalanan dari rumah ke sekolah, kendaraan yang kamu tumpangi akan bergerak dengan kecepatan yang berubah-ubah tiap waktu Percepatan atau perlambatan mobil tersebut dengan mudah dapat diamati dari adanya perubahan besar kelajuan mobil  yang  ditunjukkan  oleh  jarum  speedometer  atau  angka  yang muncul  pada  GPS.  Secara  matematis,  percepatan  dapat  dirumuskan sebagai berikut.

a=v/t

dengan:

a    = percepatan (m/s2 )

v = perubahan kecepatan (m/s)

t = perubahan waktu (s) 

vt = kecepatan akhir (m/s) 

v0 = kecepatan awal (m/s)

Karena perubahan kecepatan mobil dalam setiap sekon selalu tetap, maka percepatan gerak mobil adalah tetap sehingga mobil tersebut bergerak lurus berubah beraturan (GLBB).Percepatan benda tidak hanya berlaku pada kendaraan yang sedang bergerak  secara  horizontal,  tetapi  juga  pada  benda  yang  bergerak secara vertikal. Semua benda yang ada di permukaan bumi mengalami gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi yang dimaksud adalah gaya tarik benda oleh bumi sehingga benda mengalami percepatan konstan yaitu sebesar  9,8  m/s2   (percepatan  gravitasi).  Untuk  memudahkan  dalam perhitungan, percepatan gravitasi bumi dibulatkan menjadi 10 m/s2

2. GAYA

Gaya adalah tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan kecepatan benda. Misalnya pada plastisin, kamu dapat melempar plastisin, menghentikan lemparan (menangkap) plastisin, atau bahkan mengubah bentuk plastisin dengan memberikan gaya. Tahukah kamu, gaya apakah yang diberikan pada plastisin tersebut? Ada berapa jenis gaya yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari?

Gaya dapat dibedakan menjadi gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya  sentuh  contohnya  adalah  gaya  otot  dan  gaya  gesek.  Gaya  otot adalah  gaya  yang  ditimbulkan  oleh  koordinasi  otot  dengan  rangka tubuh. Misalnya, seseorang hendak memanah dengan menarik mata panah ke arah belakang (Gambar 1.7a). Gaya gesek adalah gaya yang diakibatkan oleh adanya dua buah benda yang saling bergesekan. Gaya gesek selalu berlawanan arah dengan gaya yang diberikan pada benda. Contohnya  adalah  gaya  gesekan  antara  meja  dengan  lantai.  Meja yang didorong ke depan akan bergerak ke depan, namun pada waktu yang bersamaan meja juga akan mengalami gaya gesek yang arahnya berlawanan dengan arah gerak meja.

Gaya tak sentuh adalah gaya yang tidak membutuhkan sentuhan langsung dengan benda yang dikenai. Contohnya seperti saat kita mendekatkan ujung magnet batang dengan sebuah paku besi. Seketika paku besi akan tertarik dan menempel pada magnet batang. Hal tersebut disebabkan oleh adanya pengaruh gaya magnet yang ditimbulkan magnet batang. Selain gaya magnet, gaya gravitasi pada orang yang sedang terjun payung juga merupakan contoh gaya tak sentuh. Lebih lanjut tentang gaya dan interaksinya terhadap gerak benda akan dibahas pada pembahasan tentang Hukum Newton tentang gerak.

 

3. HUKUM NEWTON

a.       Hukum I Newton

Coba pikirkan, mengapa saat berada di dalam bus yang sedang melaju kencang dan tiba-tiba bus direm badan kita akan terdorong  ke depan? Mengapa pada saat berada di dalam mobil kita perlu mengenakan sabuk pengaman?

Pada percobaan sifat kelembaman suatu benda, kamu menemukan fakta bahwa gelas akan tetap diam saat kertas ditarik dengan cepat secara horizontal. Hasil percobaan tersebut menunjukkan bahwa benda memiliki kecenderungan untuk tetap mempertahankan keadaan diam atau geraknya dengan kecepatan tetap yang disebut sebagai inersia atau kelembaman benda

Contoh lain yang menunjukkan inersia benda  adalah  saat  kamu  berada  di  dalam sebuah mobil yang sedang melaju kencang kemudian  tiba-tiba  di  rem.  Badan  kamu akan   terdoron ke   depan   karena   badan ingin mempertahankan geraknya ke depan. Peristiwa   tersebu yan pad akhirnya memunculkan      ide      teknologi      sabuk pengama yan dipasan d kendaraan bermotor khususnya   mobil

Newton menyatakan sifat inersia benda bahwa benda yang tidak mengalami resultan gaya (∑F=0) akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan. Hal ini selanjutnya dikenal dengan Hukum I NewtoN

B. Hukum II NewtoN

Percobaan Hukum II Newton membuktikan bahwa percepatan gerak  sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang diberikan, namun berbanding terbalik dengan massanya atau dapat dirumuskan:


a F

           m

Di dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemui fakta bahwa pada saat memindahkan balok  akan lebih cepat jika gaya yang dikenakan semakin besar. Hal ini dikarenakan gaya berbanding lurus  dengan  percepatan.  Jadi,  dengan  gaya  yang  besar  maka  akan didapatkan percepatan yang lebih besar juga

Contoh lainnya adalah saat memindahkan meja yang ringan akan lebih cepat daripada memindahkan lemari yang berat jika kita menggunakan besar gaya dorong yang sama. Hal ini disebabkan massa meja yang  lebih  kecil daripada massa lemari dan massa berbanding terbalik dengan percepatan benda. Semakin kecil massa benda, maka semakin besar percepatan benda tersebut.

c. Hukum III Newton

Pernahkah   kamu   berpikir,   bagaimana sebuah  roket  dapat  meluncur  ke  angkasa? Roket  yang terdorong  ke  atas  diakibatkan oleh  semburan  gas  ke  bawah.   Semakin    kuat    semburan gas  ke bawah,  maka  roket  akan  semakin cepat  terdorong  ke  atas.  Berdasarkan  fakta tersebut,  apa  yang sebenarnya  terjadi  pada roket  yang  sedang  diluncurkan?  Gaya-gaya apa   saja   yang   memengaruhi  gerak   roket tersebut?   Apakah   gaya-gaya   pada   gerak roket  saat  pertama  kali  diluncurkan  sama seperti   gaya-gaya   roket   saat   sudah   lepas dari landasannya? Untuk memahami secara rinci mengenai  gerak  roket

Hukum III Newton menyatakan bahwa ketika benda pertama mengerjakan gaya (Faksi) pada benda kedua, maka benda kedua tersebut akan memberikan gaya (Freaksi) yang sama besar ke benda pertama namun berlawanan arah atau Faksi=−Freaksi. Jadi gaya aksi reaksi selalu bekerja pada dua benda yang berbeda dengan besar yang sama. Contoh gaya aksi dan reaksi tersebut misalnya pada peristiwa orang berenang. Gaya aksi dari tangan perenang ke air mengakibatkan gaya reaksi dari air ke tangan dengan besar gaya yang sama namun arah gaya berlawanan, sehingga orang tersebut akan terdorong ke

depan meskipun tangannya mengayuh ke belakang. Karena massa air jauh lebih besar daripada massa orang, maka percepatan yang dialami orang akan jauh lebih besar daripada percepatan yang dialami air. Hal ini mengakibatkan orang tersebut akan melaju ke depan Tahukah    kamu    bahwa    gerak burung    terbang    dapat    dijelaskan dengan   menggunakan   hukum   III Newton.   Perhatikan  Burung    mengepakkan    sayap    ke belakang   untuk   memberikan   gaya aksi ke udara. Udara yang massanya jauh  lebih  besar  daripada  burung, memberi  gaya  reaksi  yang  nilainya sama besar dengan gaya aksi  namun berlawanan arah, sehingga mengakibatkan burung dapat melaju kencang ke depan. Lalu bagaimana gerakan burung di tempat yang hampa udara? Coba pikirkan apa yang akan terjadi pada burung, diskusikan dengan temanmu!


CONTOH CONTOH SOAL GERAK BENDA DAN PEMBAHASANNYA

1. Seorang anak mendorong benda dengan gaya 80 N sehingga benda tersebut bergerak dengan kecepatan tertentu. Jika massa benda tersebut 8 kg, hitunglah percepatan benda tersebut?


Diketahui:
F = 80 N
m = 8 kg
ditanyakan: a  = ?
jawab:
a = F/m
a = 80 N/8 kg
a = 10 m/s2
Jadi percepatan benda tersebut adalah 10 m/s2

2. Indah mendorong sebuah meja dengan gaya 100 N sehingga meja tersebut berpindah dengan percepatan 2 m/s2. Hitunglah berapa massa meja tersebut?

Diketahui:

F = 100 N
a = 2 m/s2


ditanyakan: m  = ?
jawab:
a = F/m => m = F/a
m = 100 N/(2 m/s2)
m = 50 kg
Jadi massa meja tersebut adalah 50 kg
3. Haha dan Hihi mendorong sebuah lemari ke kanan secara bersamaan. Jika gaya yang dikeluarkan oleh Haha dan Hihi secara berturut-turut 40 N dan 50 N maka berapa total gaya yang dikeluarkan keduanya? Dan hitung massa lemari tersebut jika lemari tersebut berpindah dengan percepatan 0,5 m/s2?
Diketahui:
F1 = 40 N
F2 = 50 N
a = 0,5 m/s2
ditanyakan:
R = ?
m = ?
Jawab:
Sekarang hitung terlebih dahulu berapa resultan gaya yang bekerja pada lemari tersebut.
R = F1+F2
R = 40 N + 50 N
R = 90 N
Jadi resultan gaya yang bekerja pada lemari tersebut adalah 90 N
Dengan menggunakan hasil dari resultan gaya tersebut sekarang kita hitung massa lemari tersebut dengan menggunakan konsep hukum II newton.
m = F/a => m = R/a
m = 90 N/(0,5 m/s2)
m = 180 kg
Jadi massa lemari tesebut adalah 180 kg.
4. Sebuah tali ditarik ke kanan dengan gaya 100 N dan ditarik ke kiri dengan gaya 40 N. Berapa resultan gaya yang dikenakan pada tali tersebut dan ke mana arah resultan gaya tersebut?
Diketahui:
F1 = 100 N
F2 = -40 N
Ditanyakan: R = ?
Jawab:
R = F1+F2
R = 100 N- 40 N
R = 60 N ke kanan
Jadi resultan gayanya 60 N ke kanan
5. Wahyu memiliki massa 40 kg. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2 hitunglah berat Wahyu?
Diketahui:
m = 40 kg
g = 10 m/s2
Ditanyakan:
w = ?
Jawab:
w = m.g
w = 40 kg. 10 m/s2
w = 400 N
Jadi berat wahyu adalah 400 N









No comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar jika ini bermanfaat